Tiga Kunci Sukses Kepemimpinan HMR-HAM Dapat Dilihat dari Ini

batam berita utama

OMN MetroNews.Com, BATAM – Sukses  tidaknya kepemimpinan kepala daerah sebenarnya bisa dilihat dan diukur dari tiga indikator pembangunan makro (indikator kunci), yaitu indeks pembangunan manusia tinggi, tingkat pengangguran dan kemiskinan menurun.

“Alhamdulillah ketiganya ini dicapai oleh Bapak Walikota Batam-Wakil Walikota Batam (H Muhammad Rudi – H Amsakar Achmad/HMR-HAM),” jelas Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin.

Menurunnya tingkat kemiskinan tersebut, jelasnya, karena menurunnya tingkat inflasi dari tahun 2017-2019, sesuai berita resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Antara, angka kemiskinan di Kota Batam pada 2019 sebesar 4,85 persen, atau menurun dibandingkan 2018 sebesar 5,11 persen.

“Angka kemiskinan kita berkurang. Angka tersebut berdasarkan perhitungan yang dilakukan dalam survei Maret 2019, dan baru selesai dihitung,” ungkap Kepala BPS Batam, Rahyudin, Senin (6/1/2019).

Ia mengatakan, angka kemiskinan didorong dengan tingginya inflasi yang terjadi di kota itu. Menurunnya inflasi Batam pada 2019 turut membuat angka kemiskinan juga berkurang.

Selain angka kemiskinan, BPS juga mencatat angka pengangguran di Batam pada 2019 berkurang dari sekitar 9 persen menjadi sekitar 7,7 persen.

“Indikatornya berdasarkan usia 15 tahun ke atas yang bekerja. Bukan dari jumlah seluruh penduduk. Seseorang disebut menganggur apabila dalam sepekan terakhir tidak bekerja,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Batam melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kemiskinan selain program resmi pemerintah pusat.

Program pengentasan kemiskinan yang dilakukan Pemko Batam antara lain penyaluran sembako murah dua kali dalam setahun untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya saat perayaan Lebaran, Natal dan Tahun Baru.

Selanjutnya Jefridin yang juga Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah ini merinci 10 program unggulan untuk pengentasan kemiskinan dari sisi kebijakan pemerintah baik pusat dan Pemko Batam sendiri.

Di antaranya:
1. BPNT/ Bantuan Pangan Non Tunai (Pusat).
2. Beasiswa Pendidikan bagi Siswa Tidak Mampu/KIP (Kombinasi dari APBD dan APBN).
3. PBI/ Pembayaran Iuran BPJS.
4. Jamkesmas melalui KIS (Pusat).
5. Bantuan alat tangkap nelayan.
6. Pelatihan koperasi dan usaha kecil.
7. Beasiswa perguruan tinggi bagi mahasiswa tidak mampu.
8. Pelatihan wirausaha kepada keluarga tidak mampu.
9. Bantuan mesin dan kapal nelayan.
10. Sembako murah. ***
________
Foto: Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) memberi sambutan didampingi Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad (HAM) dan Sekda Kota Batam H Jefridin.