Penghujung 2019, Wali Kota Batam Rudi Rombak Jabatan, Inilah Daftar Pejabat Baru di Pemko Batam

batam berita utama breaking news

OMN MetroNews.Com, BATAM – Penghujung tahun 2019, Wali Kota Batam Muhammad Rudi merombak sejumlah jabatan di Pemko Batam.

Pelantikan pejabat baru berlangsung di Pemko Batam, Senin (30/12/2019).

Para pejabat tersebut dilantik langsung oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Dari pelantikan itu posisi yang berubah antara lain, eselon 2, eslon 3 dan eslon 4.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta pejabat yang bergeser posisi dalam jabatan untuk tak perlu berkecil hati.

Karena, menurutnya, ke depannya juga akan tetap ada pergeseran lagi.

“Kecuali Pak Wan. Tidak lama akan pensiun, jadi harus ada calon pengganti. Saya rapat ke manapun, jawaban jadinya 1/4. Jadi kalau pak Wan, jawabannya lebih 1. Jadi harus ada persiapan sekitar tiga orang yang bisa mengganti,” ujar Walikota Batam Rudi saat pelantikan jabatan, Senin (30/12/2019).

Ia juga mengimbau seluruh karyawan harus memiliki kinerja yang lebih baik.

Jika tidak, tak segan-segan dirinya akan mengganti kembali pejabat tersebut.

“Kita masih diawasi KPK dalam menuju pemerintahan yang baik. Sehingga lebih sempurna. Jangan dilantik sekarang, bulan depan diperiksa,” tegasnya.

Rudi juga menyampaikan apa yang disampaikan oleh KPK terkait laporan harta kekayaan untuk KPK dan Kementerian.

Ia menegaskan, jangan sampai ada lagi pegawai yang tidak melaporkan kekayaan, termasuk pegawai biasa.

Habis Januari, semua wajib melaporkan harta kekayaan.

“Sehingga menjadi dasar bagi saya dan aparatur. Suatu waktu saat pembuktian terbalik, semua harta harus dibuktikan. Sehingga dari sekarang, Bapak atau ibu boleh kaya, tapi asal bukan dari jabatan bapak atau ibu. Ada Kejaksaan, KPK dan lainnya yang mengawasi. Sehingga tidak ada lagi yang menjalankan di luar koridor,” katanya.

Tak sampai disitu, kata Rudi, Presiden juga memerintahkan Batam harus membangun.

Sehingga etos kerja PNS perlu ditingkatkan.

Inovasi kerja perlu dibangun, sehingga tidak hanya terjebak dengan kegiatan rutinitas saja.

“Kita tidak bisa pungkiri, etos kerja kita rendah inovasi PNS, hampir 90 persen tidak inovatif. Hanya ke kantor untuk mengerjakan yang rutin. Kembangkan inovasi sehingga tahu bagaimana mencari dana. Kalau tidak kerja di kantor, ayo cari ide untuk membangun,” ujar Rudi.

Berdasarkan hasil survey di Indonesia, saat mendapat penghargaan Wali Kota terbaik di Indonesia, Presiden RI Joko Widodo mengingatkan, etos kerja Indonesia rendah.

Tidak sampai 30 persen dan itu yang survey dari Korea.

“Kalau kita hanya segitu, bagaimana kita meningkatkan. Bapak-ibu harus menyiapkan untuk membangun dengan maju. Ayo mari kita mulai mengubah menjadi positif. Kalau tidak, maka kota ini tidak akan berubah. Kalau tidak mampu, sampaikan kepada kami,” imbuhnya.

Berikut daftar pejabat baru berikut posisinya:

Eselon II 

Drs Heriman sebagai HK Asisten Adum.

Hendrianan Gustini sebagai Inspektur.

Aspawi sebagai Staf ahli.

Demi Nasution sebagai Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan

Nurzali sebagai Kadis Pertanahan.

Heryanto sebagai Kadispora.

Azril sebagai Kadis Kominfo.

Dra Hasna Kepala BKPSDM.

Salim Kepala Satpol PP.

Eselon III 

Sri Indra sebagai Praja Kabag Tapem Setdako.

Wirat sebagai Kabag Pengadaan Barang Jasa.

Zurniati sebagai Kabag Rkonomi.

Zulkifli sebagai Kabag Kerjasama.

drs Efrius sebagai Kabag Perencanaan dan Keuangan.

Syarifah sebagai Kabag Protokol

Harimudi sebagai Kom Pimpinan.

Amri Amis sebagai Kabag SDA.

Rudi Panjaitan sebagai Kabag Ortal.

Syaiful Bahri sebagai Kabag Adpem.

M Fairus sebagai Camat Bengkong

Arfandi sebagai Camat Nongsa.

Adit sebagai Camat Batamkota

Ute rambe sebagai Camat Galang.

Hafiz sebagai Sekcam Sagulung.

Dwiki sebagai Sekcam Sei Beduk.

Jonlee sebagai Sekcam Nongsa.

Tatang Sebagai Sekcam Sekupang.

Bambang sebagai Sekcam Batuaji.

Faizal Isfandi sebagai Sekcam Batamkota.

Hardianus sebagai Sekcam Galang.

Hanafi sebagai Sekcam Belakang Batam.

Ade Sopyan Sekretaris Disperindag.